Terima kasih
Terima kasih,
Atas waktu yang telah kau bagi
Atas hati yang pernah merasa memiliki
Atas tawa yang sesaat terpatri
Terima kasih,
Telah menjadi kakak yang bijak
Sahabat yang kuat
Inspirasi yang memberiku semangat
Terima kasih,
Telah member rasa sakit
Yang darinya aku belajar begitu banyak
Semoga kau tetap menjadi
Kakakku, sahabatku…
Terima kasih,
Untukmu yang tak terganti.
Kos klampis, 110212
lutviyablog@yahoo.co.id
Senin, 20 Februari 2012
Senin, 12 Desember 2011
GAMBAR YANG PERNAH KURINDUKAN
Setitik baris berderet dalam kosong dan remang
Menunjuk gambar yang pernah kurindukan
Seulas harap nampak dalam senyum beku
Tersungging di bibirmu
Gambar yang pernah kurindukan makin muram
Mengisi kosong demi kosong kebisuan
Aku tahu dia takkan mendengar
Teriakan dalam ruang hampa
Yang sengajaja terciptakan
Aku tahu kau takkan pernah datang
Demi malam yang menambah keresahan
Namun gambar itu tetap kurindukan
Bersama jiwa yang takkan pernah datang
Sekalipun jerit telah kulontarkan
Spemma, 131211:0803
Setitik baris berderet dalam kosong dan remang
Menunjuk gambar yang pernah kurindukan
Seulas harap nampak dalam senyum beku
Tersungging di bibirmu
Gambar yang pernah kurindukan makin muram
Mengisi kosong demi kosong kebisuan
Aku tahu dia takkan mendengar
Teriakan dalam ruang hampa
Yang sengajaja terciptakan
Aku tahu kau takkan pernah datang
Demi malam yang menambah keresahan
Namun gambar itu tetap kurindukan
Bersama jiwa yang takkan pernah datang
Sekalipun jerit telah kulontarkan
Spemma, 131211:0803
Minggu, 23 Oktober 2011
bukan sisihan
Hatiku terlalu beku untuk mendengar maafmu
Padahal ikhlas tlah kusambut di depan pintu
kembali selaksa jarak
kau deraikan menutupinya
hatiku terlampau kaku
mendengar suaramu yang begitu merdu
dulu
karena kau sekalipun tak pernah menatapku
aku bukan sisihanmu
sangat kusadari itu,
tak perlu kau mengajariku untuk jauh darimu
spemma, 24102011:0841
Padahal ikhlas tlah kusambut di depan pintu
kembali selaksa jarak
kau deraikan menutupinya
hatiku terlampau kaku
mendengar suaramu yang begitu merdu
dulu
karena kau sekalipun tak pernah menatapku
aku bukan sisihanmu
sangat kusadari itu,
tak perlu kau mengajariku untuk jauh darimu
spemma, 24102011:0841
Kamis, 20 Oktober 2011
Rabu
Masih rabu yang sama
Ketika jemarimu menulis kata dengan sungguh
Kutatap lekat-lekat wajahmu
Karena kutahu
satu kedipan saja
Kan membuatmu lenyap untuk selamanya
Masih rabu yang sama
Ketika ruangan ini menjadi saksi saling berbagi
Kutatap penuh basah
Derit spidol yang bercerita segalanya
Bukan salahmu atau salahnya
Hanya aku yang terlampau lemah
Mushola Jaya, 191011:1635
Ketika jemarimu menulis kata dengan sungguh
Kutatap lekat-lekat wajahmu
Karena kutahu
satu kedipan saja
Kan membuatmu lenyap untuk selamanya
Masih rabu yang sama
Ketika ruangan ini menjadi saksi saling berbagi
Kutatap penuh basah
Derit spidol yang bercerita segalanya
Bukan salahmu atau salahnya
Hanya aku yang terlampau lemah
Mushola Jaya, 191011:1635
Selasa, 18 Oktober 2011
Ajaranmu
Sering bertanya tentangmu
Tak jua menempuh kerelaanku
Memang..
Aku takkan mampu
Menjadi ikhlas yang sering kau ajarkan dulu
Berteman kenanganmu
Ingin kubagi ceritaku
Tentang kisahku, kisah yang selalu menjadi dambaanmu
Dengan deringku
Mencoba mengenangmu
Karena sebagian nyawa telah terbawa
Apa mau dikata
Spemma, 191011, 07:00
Tak jua menempuh kerelaanku
Memang..
Aku takkan mampu
Menjadi ikhlas yang sering kau ajarkan dulu
Berteman kenanganmu
Ingin kubagi ceritaku
Tentang kisahku, kisah yang selalu menjadi dambaanmu
Dengan deringku
Mencoba mengenangmu
Karena sebagian nyawa telah terbawa
Apa mau dikata
Spemma, 191011, 07:00
Minggu, 16 Oktober 2011
kemarin pagi
Sejak kemarin kau membiarkanku sendiri
Menikmati suara tangis kecil
Dalam pagi yang mungil
Ah….
Ada rindu menggelembung yang tak lagi penting
Kalau boleh aku hanya berharap
Ucapkanlah walau sepatah
Kata yang mampu meneduhkanku
Seperti yang kau lakukan
Dulu….
Kalau boleh aku tersentuh
Bawalah sepucuk nama
Penggantimu
Berteman sepi
Kuajak berbicara isi hati
Karena kau takkan pernah kembali
Klampis, 11:15 151011
Menikmati suara tangis kecil
Dalam pagi yang mungil
Ah….
Ada rindu menggelembung yang tak lagi penting
Kalau boleh aku hanya berharap
Ucapkanlah walau sepatah
Kata yang mampu meneduhkanku
Seperti yang kau lakukan
Dulu….
Kalau boleh aku tersentuh
Bawalah sepucuk nama
Penggantimu
Berteman sepi
Kuajak berbicara isi hati
Karena kau takkan pernah kembali
Klampis, 11:15 151011
Kamis, 22 September 2011
pagi bercerita
aku sedang mencari
bunga yang berkembang kemarin pagi
karena aku merasa mati
lalu apa kata dunia?
ternyata tetap saja sama
kalau akulah yang salah
karena menancapkan pagi
yang tak lagi terterangi oleh pelangi
Tuhan...
kupasrahkan pada-Mu embun yang terengkuh
agar damai kembali bersama pagi
menunjuk perih yang belum mau pergi
Spemma, 20911 14:40
bunga yang berkembang kemarin pagi
karena aku merasa mati
lalu apa kata dunia?
ternyata tetap saja sama
kalau akulah yang salah
karena menancapkan pagi
yang tak lagi terterangi oleh pelangi
Tuhan...
kupasrahkan pada-Mu embun yang terengkuh
agar damai kembali bersama pagi
menunjuk perih yang belum mau pergi
Spemma, 20911 14:40
Langganan:
Komentar (Atom)